Misteri Islamisasi Jawa (2)

Saya masuk Fakultas Kehutanan UGM tahun 1965, memilih Jurusan Manajemen Hutan. Sebelum lulus saya diangkat menjadi asisten, setelah lulus mengajar Perencanaan dan Pengelolaan Hutan. Pada waktu ada Konggres Kehutanan Dunia VIII di Jakarta tahun 1978, orientasi sistem pengetolaan hutan mengalami perubahan secara fundamental. Kehutanan tidak lagi hanya dirancang berdasarkan ilmu teknik kehutanan konvensional, melainkan harus melibatkan ilmu sosial ekonomi masyarakat. Sebagai dosen di bidang itu saya lalu banyak mempelajari hubungan hutan dengan masyarakat mulai jaman kuno dulu. Di situ saya banyak berkenalan dengan sosiologi dan antropologi. Khusus dalam mempelajari sejarah hutan di Jawa, banyak masalah sosiologi dan antropologi yang amat menarik. Kehutanan di Jawa telah menyajikan sejarah yang amat panjang dan menarik untuk menjadi acuan pengembangan strategi kehutanan sosial (socialforestry strategy) yang sekarang sedang dan masih dicari oleh para ilmuwan.

Belajar sejarah kehutanan Jawa tidak dapat melepaskan diri dengan sejarah bangsa Belanda. Dalam mempelajari sejarah Belanda itu, penulis sangat tertarik dengan kisah dibawanya buku-buku dan Sunan Mbonang di Tuban ke negeri Belanda. Peristiwa itu sudah terjadi hanya dua tahun setelah bangsa Belanda mendarat di Banten. Sampai sekarang buku tersebut masih tersimpan rapi di Leiden, diberi nama Het Book van Mbonang, yang menjadi somber acuan bagi para peneliti sosiologi dan antropologi. Buku serupa tidak dijumpai sama sekali di Indonesia. Kolektor buku serupa juga tidak dijumpai yang berkebangsaan Indonesia.

Jadi seandainya tidak ada Het Book van Mbonang, kita tidak mengenal sama sekali searah abad ke-16 yang dilandasi dengan data obyektif Kenyataan sampai kita tidak memiliki data obyektif tentang Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Kalijogo, dan juga tentang Syekh Siti Jenar. Oleh karena itu yang berkembang lalu kisah-kisah mistik bercampur takhayul, termasuk misteri Syekh Siti Jenar yang hari ini akan kita bicarakan.

Kisah Walisongo yang penuh dengan mistik dan takhayul itu amat ironis, karena kisah tentang awal perkembangan Islam di Indonesia, sebuah agama yang sangat keras anti kemusyrikan. Pembawa risalah Islam, Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang lahir 9 abad sebelum era Wallsongo tidak mengenal mistik. Beliau terluka ketika berdakwah di Tho’if, beliau juga terluka dan hampir terbunuh ketika perang Uhud. Tidak seperti kisah Sunan Giri, yang ketika diserang pasukan Majaphit hanya melawan tentara yang jumlahnya lebih banyak itu dengan melemparkan sebuah bollpoint ke pasukan Majapahit. Begitu dilemparkan bollpoint tersebut segera berubah menjadi keris sakti, lalu berputar-putar menyerang pasukan Majapahit dan bubar serta kalahlah mereka. Keris itu kemudian diberi naina Keris Kolomunyeng, yang oleh Kyal Langitan diberikan kepada Presiden Gus Dur beberapa bulan lalu yang antara lain untuk menghadapi Sidang Istimewa MPR yang sekarang sedang digelar, dan teryata tidak ampuh.

Kisah Sunan Kalijogo yang paling terkenal adalah kemampuannya untuk membuat tiang masjid dari total dan sebagai penjual rwnput di Semarang yang diambil dan” Gunung Jabalkat. Kisah Sunan Ampel lebih hebat lagi; salah seorang pembantunya mampu melihat Masjidil Harom dari Surabaya untuk menentukan arah kiblat. Pembuat ceritera ini jelas belum tahu kalau bumi berbentuk bulat sehingga permukaan bumi ini melengkung. Oleh karena itu tidak mungkin dapat melihat Masjidil Harom dari Surabaya.

Islam juga mengajarkan bahwa nabi lbrahim ‘alaihi sallam, yang hidup sekitar 45 abad sebelum era Walisongo, yang lahir dari keluarga pembuat dan penyembah berhala, sepanjang hidupnya berdakwah untuk anti berhala. Ini menunjukkan bahwa kisah para wali di jawa sangat ketinggalan jaman dibanding dengan kisah yang dialami oleh orang-orang yang menjadi panutanannya, pada hal selisih waktu hidup mereka sangat jauh.

Het Book van Mbonang yang telah melahirkan dua orang doktor dan belasan master bangsa Belanda itu memberi petunjuk kepada saya, pentingnya menulis sejarah berdasarkan fakta yang obyektif Het Book van Bonang tidak menghasilkan kisah Keris Kolomunyeng, kisah cagak dan tatal, kisah orang berubah menjadi cacing, dan sebagainya. Itulah ketertarikan saya dengan Syekh Siti Jenar sebagai bagian dari sejarah Islam di Indonesia. Saya tertarik untuk ikut menulis tentang Syekh Siti Jenar dan Walisongo. Tulisan saya belum selesai, tapi niat saya untuk teribat adalah untuk membersihkan sejarah Islam di Jawa ini dari takhayul, mistik, khurofat dan kemusyrikan.

Itulah sebabnya saya terima tawaran panitia untuk ikut membahas buku Syekh Siti Jenar karya Dr Abdul Munir Mulkhan ini. Saya ingin ikut mengajak masyarakat untuk segera meninggalkan dunia mitos dan memasuki dunia ilmu. Dunia mitos tidak saja bertentangan dengan akidah Islamiyah, tetapi juga sudah ketinggalan jaman ditinjau dari aspek perkembangan ilmu pengetahuan.

Secara umum dunia mitos telah ditinggalkan akhir abad ke-19 yang lalu, atau setidak-tidaknya awal abad ke-20. Apakah kita justru ingin kembali ke belakang? Kalau kita masih berkutat dengan dunia mitos, masyarakat kita juga hanya akan menghasilkan pemimpin mitos yang selalu membingungkan dan tidak menghasilkan sesuatu.

34 comments so far

  1. doro on

    oke sekali . memang kisah dulu seperti nggak
    ada benarnya bila kita pikirkan sekarang.Tapi yaa
    kenapa masih ada orang yang bisa jadi babi ngepet
    dijaman sekarang. trimm.

  2. GueSS on

    ngomong soal ngepet, ketika api/lampu dinyalakan pada malam hari eh.. bukan babi yang ngepet, malah cewek yang ngepet. Greng..

  3. GueSS on

    Jawa adalah jiwa, penuh misteri dan keajaiban. Didalam jiwa ada siti hinggil (tanah suci) tempat segala pengaduan kepada Yang Maha Suci, Maha Pengasih, Maha Penyayang. Hanya aku dengan AKU, antara kawula dengan GUSTI. Imbas dari pencerahan tersebut adalah kemuliaan akhlaq, kehalusan budi bahasa, kerendahan hati. Orang Jawa belajar bagaimana Muhammad mendapat gelar Nabi atau bagaimana usaha seseorang untuk mencapai The Master, tentunya tidak mudah bagi orang yang hanya pandai bermain kata saja.
    GueSS

  4. sutanto on

    mas gueSS adalah typikal jawa sejati…
    sayang om redaksi, maaf meskipun umurnya sudah “harus di hormati” tapi pendapatnya masih kayak “wong cilik”….
    mas red, seperti yang anda tulis :Dunia mitos tidak saja bertentangan dengan akidah Islamiyah, tetapi juga sudah ketinggalan jaman ditinjau dari aspek perkembangan ilmu pengetahuan.

    apa yg anda tau tentang akidah dan mitos, sedangkan ditulisa anda, anda bermaksud bercerita tentang mistik…jelas anda tidak mengerti apa yang anda tulis…
    apa yang anda tau tentang mistik?
    apakah jaman Nabi pada saat isra mi raj itu bukan mistik?

    saya sarankan anda lebih banyak membaca dan merenung lagi…

    satu lagi, saya tidak sependapat dengan cerita anda tentang syekh siti jenar yang 100 % NGAWUR itu…

    jangan 100% percaya buku tapi ALAMI SENDIRI…BARU BICARA!!!!!!!!!!!!!

  5. GueSS on

    mohon maaf lahir & batin…
    leres panjenengan menawi kawula punika “kawula alit/wong cilik” alias semut sehingga anda berdiri sebagai “wong gedhe”. Benar?
    mohon jangan mudah marah karena amarah adalah sifat api yang membakar apa saja, termasuk hati saudara yang suci, termasuk menutupi ilmu pengetahuan yang diturunkan Allah yang bertebaran di muka bumi, jika anda sudah merasa yang paling benar. Benar?
    manusia adalah wadah tempat menampung air/ilmu pengetahuan. jika wadahnya kecil menampungnya juga sedikit, jadilah wadah yang jika diisi air takkan pernah penuh alias “jembar segarane” atawa sabar.
    maaf jika saya agak meninggikan kejawaan karena saya prihatin salah satu pintu ilmu (jawa) yang masih saja direndahkan. Benar?

    ini sedikit oleh-oleh pada tanggal 1 Maret 2000,yang saya istilahkan “sumar super”
     Semut punika ibaratipun kawula ngabdi kaliyan ratunipun… pramila ampun dipejahi kelawan sengaja, nanging menawi wonten semut nakal kepripun… dipun sumanggakaken kawicaksananing Sang Ratu.
    (salah satu amalan harum melati)
     Sejatinipun menawi wonten tiyang ingkang namung nyebut “Gothak-gathak-gathakan” punika lah… namung pengin menange dhewe omong-omongane, sajak-sajake, umpama-umpamane, tanpa dipun sinaoni premana ilmu sabab-musabab AL-QUR’AN gathuk kaliyan JAGAT LILLAHITA’ALA utawi ilmuning SEMESTA ALAM RAYA saget kaserat dados MUKJIZAT kagem sedaya umat manusia.
     Sekolahing Gusti ALLAH punika mboten mbayar… mang dipun cobi kemawon sekolah ATI-ATINING saJERO-JERONING saSUJUD-SUJUDING kawula ngadhep Gusti INGKANG MURBENG DUMADINING JAGAT ing ndalem SHALAT wajib… syukur kemalih kaliyan shalat sunah sekaliyan ngantos rinaos… PASRAH BONGKOKAN… SUWUNG.
     Menawi sekolah kamanungsan punika inggih mboten gratis lho…??? Kepripun…??? Mbayare larang…??? Punapa mirah…??? Wah malah dibayari…??? Wah… jan elok… temenan…???
     Wolak-waliking jaman ganjil dados GANEP nalikaning tiyang nyekel… cekelaning ngaurip utawi AL-QUR’AN dipun wolak-walik malih inggih dipun waos kanti sasmitaning panggalih ingkang ENENG… ENING… WENING… thing… lang… plash………………..………..………..?

  6. GueSS on

    bacalah dan Tuhanmu Maha Pemurah.
    bacalah alam.
    Alam adalah bahasa kehidupan dan ilmu pengetahuan menjembatani untuk memberikan pengertian pada kita.

    kitab suci hinaku…
    tersari dalam bumi (harasy hati manusia hina)
    tesirat dalam tumbuh alami (tanda-tanda alam dunia)
    tersurat dalam makhluk (perilaku perbuatan mulia)

    kenapa sih Gue Si Semut selalu ketemu Gua Jua ha.. ha.. ha.. sing atos NDHASE!

    • iksan dunia arsy on

      suangar ujung kalimate,,,,
      lemes awalan bukake,,,,

      mugi dadoso empuk ati lan polone…
      teguhrahayu rukun pasedulurane,,
      amin

  7. STARZEN on

    Saya masuk Fakultas Ketuhanan Univ.Gajah Mutih hantu 1695, memilih Jurusan Manajemen Hutan. Sebelum lulus saya diangkat menjadi asisten, setelah lulus mengajar Perencanaan dan Pengelolaan Hantu.

  8. NGINTIP on

    biar keliatan getoo!

  9. TAMENG WAJA on

    pak guru said : “ayo.. menyonyo..
    panas panas panas panas badan ini
    poseng poseng poseng poseng kepala ini”
    shao lin bilangin p’said : “pa’ hulu ngakal!”

  10. JiMuslim on

    Dari Abū Dzarr, Nabi SAW berkata,

    يَقْطَعُ الصَّلاَةَ الْحِمَارُ وَالْمَرْأَةُ [الْحَائِض]، وَالْكَلْبُ الأَسْوَدُ

    “Shalat itu diputuskan dengan keledai, wanita (yang sudah baligh/dewasa) dan anjing hitam.” Abū Dzarr bertanya, “Ya Rasulullah, apa bedanya antara anjing hitam dan merah?” Nabi ` menjawab, “Anjing hitam adalah setan.” [Riwayat Muslim dalam Shahīh-nya I/365/510, Abū Dāwūd, At-Tirmidzi, dan lain-lain. Adapun tambahan “al-hāidh” maka disebutkan dalam riwayat Ahmad dan selainnya dengan sanad yang shahih.]

    Dari Abū Gosok, Nabi Hilir berkata,

    “Shalat itu diputuskan dengan ketidakkhusyukan dan hati yang tidak tenang sehingga masih tergoda dengan apa yang melintas didepannya.” Abū Gosok bertanya, “Ya Rasulullah, apa bedanya antara anjing hitam dan merah?” Nabi H menjawab, “Anjing hitam adalah yang berkulit hitam dan tetap saja anjing.” [Riwayat JiMuslim]

    BANDINGKAN!

  11. JiMuslim on

    mana yang ASLI mana yang PALSU?
    kepalsuan, kedengkian hati menampakkan keburukan sesungguhnya.

    dari
    Forum Komunikasi Islam ITB
    Komentar Anti Wahhabi :Menyamakan Wanita dengan Keledai dan AnjingDesember 17, 2007 pada 4:34 am
    salafyitb.wordpress.com

  12. JiMuslim on

    Saya sangat prihatin dengan tulisan-tulisan (racun) diatas yang ditulis oleh ‘kata orang’ calon-calon teknokrat Indonesia.(ITB)
    SANGAT-SANGAT MEMALUKAN!
    Lebih baik bicara tentang cara berpikir/filosofi sarjana-sarjana yang telah berjasa menemukan teknologi yang mempermudah hidup manusia, katakanlah seperti Ibnu Sina, Ibnu Khaldun, Ibnu Rusyid, Aristoteles dll yang jelas-jelas bermanfaat

  13. JiMuslim on

    Assalamu’alaikum Wr Wb

    THINK ‘A’ BLACK SWEET
    THINK ‘A’ BLACK HOLE
    THINK ‘A’ BLACK BOX

    alam terlahir sebelum kalam
    kalam terlahir sebelum kalimat
    kalimat terlahir setelah berakal

    lebih berarti manakah yang diucapkan oleh alam dengan manusia?
    manusia harus sadar akan keseimbangan alam karena dalam posisi ini kata-kata/dalil-dalil ala ’superman’ tak lagi bermakna, nasehat tak berarti apa-apa. dengan adanya sebab akibat (karma), manusia sudah diberi kesadaran dan pelajaran.

    yang paling mulia sekarang ini mewujudkan nasehat dengan tindakan untuk mengembalikan fungsi alam lingkungan hidup kita pada keseimbangannya dan hidup kita sangat bergantung pada-NYA

    Sunu Suhu Saha
    Jak Baridin
    Jak Allahu khair.

  14. DAYANG SUMBING on

    Forum Komunikasi Islam ITB
    Desember 17, 2007 salafyitb.wordpress.com
    Komentar MENYAMAKAN WANITA DENGAN KELEDAI DAN ANJING

    ANAK DURHAKA!!! TAK PANTAS DILAHIRKAN!!!

  15. Tegar Sianipar on

    bah! macam si malin kundang!

  16. ajib on

    Memang beberapa teknologi jaman dulu sangat hebat dan kita unggul dalam bidang ini. contohnya:
    bollpoint berubak jadi keris (metalurgi)
    keris berputar-putar menyerang pasukan (control)
    mampu melihat Masjidil Harom dari Surabaya (optic)
    orang berubah menjadi cacing (biologi,bisa ngubah DNA)
    namun sangat disayangkan, teori mengenai hal ini tidak tertulis dan membuat kita gaptek.
    sehingga proses pembuatan :
    blok mesin, dibuat orang jepang dari H*ND*, SU**KI dll.
    control, liat aja merk si*m*ens dll.
    optic, ini juga masih impor.
    uji DNA, harus di luar negeri.apalagi ngubah DNA (belom ada yang bisa kaleeee)

    wah, kayanya amerika & rusia punya sunan lebih keren dan bollpointnya dipake nulis bukan dilempar-lempar. Mangkanya lebih sakti bisa terbang sampe ke bulan.

  17. korn on

    bener jib, mitos gitu cuma gwa liat di TV swasta setelah acara kontes-kontesan. Sesuai penelitian bollpoint berubah jadi keris, seharusnya bangsa ini menjadi pencipta roket pertama.

  18. wong ndeso on

    687. K 5 SODO – Agustus 28, 2008
    “Ingsun anekseni satuhune ora ana Pangeran anging Ingsun (Allah)
    lan anekseni Ingsun satuhune (Nur) Muhammad iku utusan Ingsun (Allah).”

    688. TERBOYO – Agustus 28, 2008
    coba tebak bis apa yang akan lewat…?

    689. MANGKANG – Agustus 28, 2008
    gampaaang! mekangkang sik!
    BIS MILLAAHirrohmaanirrohiim

    698. Saharanun – Agustus 29, 2008
    TERASA TAPI TAK TERLIHAT…
    TERLIHAT TAPI TAK TERABA…
    KUINGIN APA ADANYA.
    TAK MEWAH NAMUN JUJUR
    TAK INDAH NAMUN BERSIH
    TAK ENAK NAMUN IKHLAS
    TAK BANYAK NAMUN SYUKUR

    JASADKU… MENJIWAI… BUMI
    TERASA BESAR KASIH SAYANG ILLAHI
    MANAKALA TITIK-TITIK AIR RAHMAT
    MEMBASAHI… KERING… SUKMAKU

  19. Re on

    Astagfirullah. knp sih sesuatu yg dah Allah pertimbangkan untuk kt lwt quran dan hadis kt sok menimbang lg? sok pintar. sok berakal.. yg gak brkpntingan lbh baik pergi. gak usah ikut ikut mlh mumet dw kieh

  20. Kang Wahana on

    Mengikuti hukum agama tidaklah sama dengan mengikuti hukum adat. Kita harus tunduk sepenuhnya terhadap hukum agama sebagai konsekwensi terhadap pilihan kita dalam beragama. Walaupun apa yang ada dalam hukum agama itu bertentangan dengan pikiran kita (batalnya sholat dikarenakan ada anjing hitam, wanita, keledai). Kita bebas memilih agama, maka tatkala kita sudah menjatuhkan pilihan kita terhadap agama tertentu kita harus menerima manis dan pahitnya beragama. Ini beda dengan memperlakukan hukum adat. Kita tidak pernah diberi pilihan akan dilahirkan dalam lingkungan adat mana. Ini menjadi dasar kita tidak harus tunduk terhadap adat tertentu. Jikalau diberi pilihan tentu saya tidak akan memilih dilahirkan sebagai orang jawa yang banyak takhayulnya.

  21. wawu ndombleh on

    @yuyu kangkang wahana
    hehehe..
    belajarlah tentang gajah sebaik-baiknya sampe ketemu yang bikin gajah.
    belajarlah tentang semut sebaik-baiknya sampe ketemu yang bikin semut.
    kalo lo milih gajah ketimbang semut ya terserah..
    tapi lo kagak usah nganggep jelek soal semut, apalagi omong banyak (tentang semut) yang lo kagak tahu. tau!
    kalo lo kagak suka jawa.. mustinya malu dong masih di jawa.. hahaha

  22. PARAnorMAL on

    http://eddycorret.wordpress.com/2008/10/20/mengenai-anak-dewa/#comment-1463

    nyamar wae hehehe – Oktober 28, 2008
    BLEGUDUGBLEGUDUGBLEGEDUWEGUGEGUGEG
    NDULIT SILIT!!!

    Tai mujarab “GAJAH… NG… ISI… NG… NGISING”

    HA NA CA RI TA
    SU MAR MI JAN MA
    DA DI WONG TU WA
    JANG GU TE SA NGA
    (rasahnggolekiaku!!!)

    HA LA SA HA NA
    KI DUL MA RA NA
    TI TAH BA THA RA
    PAN DHIT NAK DHI TA
    (bagusthole!!!)
    Punika patrap “gedheg du blabag”… “blabag du gedheg”
    Dadi sekolahing pandhita sandalan

    MAR GA RA LI LA
    GA JAH NAK LAN DA
    NYA LA HI TA TA
    GA JAH NAK MA DA
    (kudune… to!!!)

    Hopenhopenane haWONG heWAN hiSING :
    “CUcur bebek kewek-keWEK lah dados…
    kepriwe kiye is kok dados THE BEatleST???”
    RAI… GEDHEG… BLABAG… DAK IDAK IDAK SISAN!!!

    Guyonan kubuta… eh kobutri… eh ASPADA wae!!!

    HO NO CO RO KUNYUK-KUNYUK NYU…K?
    DO TO SO WO LUNYUK-LUNYUK NYU…K?
    PO DHO JO YO NYUNYUK-NYUNYUK NYU…K?
    MO GO BO THO NGUNYUK-NGUNYUK NYU…K?
    (nyuknyuknyuk… nguknguknguk!!!)

    2. IJABSAH – Oktober 28, 2008
    TA NA HI JA BA
    HIN DI NA SI YA
    NU SA HAN TA RA
    HA LAM SA MAS TA

  23. PARAnorMAL on

    BEI JINGAN! (76) – Oktober 29, 2008
    @279
    Kita pake logika sederhana

    Dulu anak kota liburan ke desa bawa mainan bagus, anak desa cuma bengong melihatnya tapi tak mampu beli, namun tidak kehilangan akal mereka bikin mainan sendiri dengan bahan yang ada di sekitar situ dan main dengan senang bahkan terbawa mimpi masa depan kalau semua menjadi kenyataan.
    Kalau kita beli mahal/kagak mampu beli ya belajar dulu sampai bisa bikin sendiri.

    Kalau logika mata uang menurutku begini…
    Jaman dulu-dulu orang pake emas sebagai nilai tukar
    dalam perkembangannya emas mengumpul dan menjadi aset berdirinya sebuah bank dan bank mengeluarkan “kertas berharga/duit” senilai dengan deposit emasnya. Lama-kelamaan orang melupakan emasnya dan duit lebih diakui padahal hanya kertas, sampai lintas negara.. sampai kertas dollar menjadi acuan.

    coba bandingin harga secangkir kopi starbuck ala amrik dijual Rp. 45.000,- sedangkan kopi di warteg hanya Rp.2.000,-, wow 1/22nya. bedanya harga kopi relatif sama tapi penyajian dan jual nama/gengsinya.. anjing! goblok kalo gue beli yang mahal.
    makanya yang beli kopi starbuck hanya ‘anjing goblok’ yang kaya.

    yang kerja di amrik kalo pulang sebaiknya kagak usah bawa dollar, tapi bawa emas atau barang yang penting en perlu saja kan? mosok pulang bawa kertas doang?
    barang luar kan hanya bisa dibeli dengan duit luar en barang lokal juga hanya bisa dibeli dengan duit lokal, en kalo jual beli ya barter aja yang saling menguntungkan, jadi spekulan-spekulan bursa yang lebih cocok disebut penjudi kagak ngaco nilai tukar. dampaknya sangat terasa pada masyarakat bawah dan para pengusaha yang menghidupi orang banyak.
    ada baiknya asia punya mata uang tunggal seperti eropa atau kembali lagi ke jaman dulu pake nilai mata uang emas

    kalo perdagangan antar negara keluar masuk dalam satu kran tentunya bisa dikontrol dan nilai mata uang lebih kuat jika kita punya banyak perjanjian dagang dan bilateral dengan berbagai negara dengan prinsip saling menguntungkan sekaligus mempererat persahabatan antar negara.
    Jangan terbiasa ngutang ya.. apalagi sama rentenir!

    gato+koclok – Oktober 27, 2008
    gatot koco edan
    omahe empel-empelan
    kidul-kidul kono
    ono lintang bar umbaran

    kalo gatot terbang ya temennya burung(?) *uyungnya ndili aleee*
    nha kayak cerita sulaiman, ada burung bisa ngomong.. so kabar dari burung bisa sampe padanya.
    kalo kaca ya buat bercermin, kalo orang kagak suka mukul dia ya sama saja mukul diri sendiri.. gubrak kena sendiri ya!

    kalo gatotkaca terbang dengan surya baskara didadanya bakalan keliatan semua seperti siang hari saja.. ya jadi burung apa saja en kalo malem jadi uyung hantuuuu huhuhu kekasih gelapmuuu
    wakakakaka..

    52. temon betawi said “pake.. buke..” – Oktober 27, 2008
    we lha iki pancer sodo lanange!
    wadhoh!!! diplintheng karo PeLI nggaNTHENGE si kulup

    53. mbah sonto – Oktober 27, 2008
    hmm.. sing mangani sego rames, pecel lele, soto daging

    54. nggak tau aaah – Oktober 27, 2008
    GILAGILAGILAAAA…. LAGI DONG!
    GOKIL ABIS!!!

    55. suara sumbang sih! – Oktober 27, 2008
    Kalau burung bisa ngomong (oh yeah?)
    Dia jujur takkan bohong
    Seperti anjing melolong
    Tiap hari ku teriakkan
    namamu, ya namamu

    Kalau burung bisa ngomong (oh yeah?)
    Ada cinta yang terlalu
    Ada rindu yang terlalu
    Semua serba terlalu
    padamu, ya padamu

    Aku kehabisan kata
    dan hampir tak dapat bicara
    Dalam hati hanya ada rasa
    yang tak dapat kuwakilkan
    pada sajak lagu atau bunga

    Demi kamu aku pamit
    Sebentar aku ke langit
    Akan kugendong rembulan
    Kukantongi bintang-bintang
    Segera kubawa pulang
    (untukmu,) ya untukmu

    Kalau bulan bisa ngomong (oh yeah?)
    Sayang bulan tak bisa ngomong
    Coba kalau bisa ngomong
    Dia pasti tak akan bohong
    tentang cinta, cinta kita

    56. brandon – Oktober 27, 2008
    banyak SP (Spammer Piningit) yang kasih kommen nih

    57. habib – Oktober 27, 2008
    di setiap lagu ada dia
    syair jadi manteranya.
    ajarilah aku mengerti cintamu!

    GOGONTUHON – Oktober 24, 2008
    calam cmua muah!
    piye kabhareee… dab!
    samwan pa maseh mo laku nyatus?
    njaluk satus… wenehana satus?

    hmmm lailatul kodar ya? seribu bulannya *kukur2*
    pa masih kenal siang malam?
    kalo orbit bumi acuannya matahari, matahari acuannya galaksi..
    yang pinter pake matematika silakan pake matematika
    yang pinter pake duit silakan, pake kapal angkasa silakan, pake sarung peci silakan juga hahaha… 1001 jalan menuju rumah.
    but moment garis lurus planet-planet di tatasurya dah lewat coyz!

    wawu ndombleh – Oktober 26, 2008
    Kalo sp lucu/ngelucu ya ketawa dong!
    Kalo diketawain/diremehin ya… malikiyaumidin aje, pilih sapu ape denda?
    Kalo hamungkebowono X kagak ngakui SP, enaknya disapu atawa didenda ya?

    59. brandon – Oktober 26, 2008
    wawu ndombleh

    Kalo hamungkebowono X kagak ngakui SP, enaknya disapu atawa didenda ya?

    _________________________________________
    di biarin aja

    60. EHA – Oktober 26, 2008
    Bisa jadi mas brandon ini adalah pemuda berjanggut yang disebut di wangsit siliwangi, karena dia paham SP dan selalu memperingatkan siapa saja yang salah arah, ada indikasi untuk itu mengarah kesitu yaitu mas Brandon memasuki blog yang kontrofersi.

    61. wawu ndombleh – Oktober 26, 2008
    Ya ya ya kasihan

    Udah otaknya dirames-remes, atine dipecel-pecel, malunya bukan main kayak soto daging..

    Iya.. Biarin aja!

  24. MbEgogok mekaKAH on

    Kebul bungkus – Oktober 28, 2008
    76 nikmat pilihan
    76 uji tepat mutu ramuan
    semua serba tepat
    jadi nikmat 76
    harum harum 76

    6. kertiwindu – Oktober 28, 2008
    PERTAMA,

    KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH INDONESIA.

    KEDOEA,

    KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA.

    KETIGA.

    KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA,

    7. kertiwindu – Oktober 28, 2008
    alahkah indahnya saat itu di kala semua perbedaan otak manusia tentang ambisi pribadi di kesampingkan DAN di satukan dengan beragam suku bangsa dan budaya untuk menuju satu poros tujuan…yaitu MERDEKA.

    Karena otak manusia pula negara kita terkotak2 oleh parpol yang mengatasnamakan rakyat. dan tidak mencari solusi persammaan tapi mengedepankan PERBEDAAN.

    Kalo perbedaan tersebut saling mengisi tidak jadi masalah ya boss? seperti contoh prinsip segitiga ato piramida boss. sayangnya perbedaan disini saling jegal dan menghancurkan.

    TAu deh pemilu 2009 mungkin kotak suara harus door to door klo mo 90 % berhasil. itupun cuman pemilihnya.. mengenai hasilnya juga tauuu…. 38 parte siapa yang sanggup inget2 ha ha ha ha terlalu berlebihan nusantara kita ini boss

    8. eddycorret – Oktober 29, 2008
    Tidak berlebihan juga.
    Pemilihan presiden langsung, pilkada langsung dan yang serba langsung kan baru saja dimulai. Dahulu kan pemilihan tidak langsung, maka itu butuh pengalaman dan dengan pengalaman ini akan menjadi pelajaran yang berharga buat menuju masa depan.

    9. Kebul bungkus takon-takon.. Wis milak? – Oktober 29, 2008
    Dendam kesumat
    mulut menghujat
    diturunkan ke hati
    dalam hati menjadi BATU!

    Hallahallaaah Tuhan di jidat dikatakan jihad?
    Jangan tertipu!!!
    D4JJI4L bermata satu alias PICIK!

    10. New Young Pony Club – Oktober 29, 2008
    Tsaellah wis tangi?…….abis sholat subuh nih boss?wakakaka…..apa begadang terus nih?hihihihi…………….

    11. someone – Oktober 30, 2008
    SUMPAH PEMUDA…. MERDEKA !!!

    12. MbEgogok mekaKAH – Oktober 30, 2008
    ALHAMDIlullahahahaha

    13. MbEgogok mekaKAH – Oktober 30, 2008
    AL HAJJ AL KUBRA
    Tawaf diantara bintang-bintang
    Pusara gugus galaksi BIMA SAKTI
    BISMILLAH sayekti

    http://eddycorret.wordpress.com/2008/10/20/mengenai-anak-dewa/#comment-1515

  25. MbEgogok mekaKAH on

    70. eddycorret – Oktober 29, 2008
    Ini belum seberapa.
    Nanti bila Dajjal dan Ya’juj Ma’juj dah nongol, tambah runyam semuanya, tapi jangan kawatir karena peristiwanya tidak di Indonesia bahkan Indonesia saat itu sudah memasuki zaman Kalasuba.

    71. kertiwindu – Oktober 29, 2008
    amin amin ya rabball alamin jika peristiwanya tidak di Indonesia bahkan Indonesia saat itu sudah memasuki zaman Kalasuba.

    72. Starlight over the rhone-Van Gogh – Oktober 29, 2008
    68. eddycorret – Oktober 28, 2008

    KK lupa tidak.
    Bila Dajjal kelak juga disebut al masih. tuh kan.

    ********
    Al Masikh boss…….Dajjal itu akan tampak baik loh,utama dan benar,tapi baik,utama dan kebenaran yang berasal dari dirinya sendiri bukan dari YANG HAQ…..seperti anak kambing dengan anak domba.

    73. MbEgogok mekaKAH – Oktober 30, 2008
    kaga usah khawatir.. di Indonesia itu rekonstruksi belaka jadi ntar kite disini tinggal nonton berita dunia di tipi saja, kalo bosen tinggal pencet channel lainnya. OK?

    biar waktu bicara – Oktober 29, 2008
    Al-Quran turun dalam keadaan yang guncang karena perang, muhammad kecil sejak lahir sudah dikenalkan dengan perang dan sepanjang hidupnya menyaksikan kekejamannya.
    di dunia yang keras turun kitab suci yang sesuai dengan kondisinya.
    sedangkan waktu itu di Nusantara dalam keadaan damai sejahtera, anak-anak kecil mendengarkan dongeng-dongeng nirwana dan impian-impian tentang syurga dengan diselingi tawa dan senda gurau. dari Hindu melahirkan karya-karya indah dari gubahan alam, daun, sulur dan Budha datang dengan hal yang sama dan menjadi tamu yang baik, mempersembahkan peradaban Borobudur untuk IBU PERTIWI.
    kemudian dari Arab banyak syiar yang ditebarkan ke penjuru negeri dan diterima dengan santun dalam kedamaian. Namun pengaruh perang dalam kitabnya mau tak mau masih membekas sayatan-sayatan kekejaman dan trauma masa lalu bahkan yang selain Islam lama-kelamaan dianggap bukan teman sampai dikafirkan.
    sebagai tamu di nusantara lama kelamaan tidak menghormati tuan rumah dan ajaran selain Islam menjadi larangan karena INGIN MENGUASAI dan mulai lunturlah rasa bersaudara sebagai umat manusia dan makhluk Tuhan.
    MENGAPA TERJADI?
    MENGAPA TUHAN DIBEDA_BEDAKAN?

  26. MbEgogok mekaKAH on

    STUPID DREAMER…… – Oktober 29, 2008
    Boss,ogut ga ngebahas masalah Isa itu “naik ke Langit” apa nantinya “turun ke bumi”….terserah deh…masing2 mau ngartiin apaan juga bebas..but sedikit kawruh aja nih menurut resep leluhur tanah jawi semenjak masa puluhan ribu tahun yg lalu,siapa tau bisa ngebantu si boss buat ngupas arti2 tersembunyi ……..mungkin bolehlah dianggap aja sebagai dongeng khayalan dari orang2 gila lah hehehe………but sori nih ga seperti biasanya…kita bicara pake bahasa rada aneh dikit soalnya emang susah buat nyari padanan kata yg pas dalam bhs indo/sehari-hari.N belum tentu bener nih,…bisa jadi malah banyak salahnya hehehe……cuma kasih info doang……

    Boss,kita butuh pangan kan supaya kita bisa mengambil manfaatnya guna kelangsungan hidup ragawi kita di dunia sini.Kelangsungan hidup raga dari manusia membutuhkan energi didalam materi yang berasal dari hasil bumi.Materi dari hasil bumi kita perlukan untuk kelangsungan dari pertumbuhan raga sedangkan enegri diperlukan untuk kelangsungan dari aktifitas jiwa.

    N Materi Asal dari raga manusia itukan dari katatwan (zat) kasar dari bumi.Dan juga pertumbuhan raga dan aktifitas jiwa dalam diri kita itu kegantung sama energi yang ada dalam materi berupa pangan (makanan).Kenikmatan raga terikat kepada kegunaan sandang,pangan dan papan yang ada didalam rasa.
    Dan energi yang ada dalam rasa dari nasi yg kita makan itu bisa kita bedakan dalam energi alami dan energi manusiawi.Energi alami itu adalah getaran rasa yang kasar dan getaran sarining rasa yang halus.

    N boss eddy,energi dalam rasa itu perlu buat raga kita supaya kita manusia bisa mempunyai rasa rumangsa buat menyadari kediriannya sehubungan dengan sesama umat dan sesama makhluk dan sesama “yang ada”.Itulah suatu kemampuan yang hanya dimiliki oleh makhluk berbuddhi saja.Rasa rumangsa kita hayati selama kita masih mempunyai raga.Raga menjadi alat bagi kita supaya bisa merasa.

    Sedangkan sarira adalah badan yang asalnya dari kata sarining rasa.Rasa ada digunakan bagi kebutuhan badan kasar yang dinamakan raga,sedangkan sarining rasa diperuntukkan bagi badan halus yang disebut sarira.Jadi sebenarnya,rasa dalam sarananing urip diperuntukan bagi raga kita supaya mempunyai rasa sumangsa sedangkan sarining rasa dalam sarananing gesang diperuntukkan bagi sarira dari Ingsun supaya bisa mengada didalam NING.NING adalah sarining rumangsa,rumangsa yang tidak dirasakan.Dengan sarining rasa Ingsun mampu mengada didalam NING.Itu terjadi apabila manusia diperkenankan untuk rasa keakuannya bisa terbebas dari segenap keterikatan dari yang “ana” maka Ingsunlah ganti untuk merajai segala sesuatu yang ada.

    Jadi boss sebenrnya,energi rasa yg kasar itu kita butuhkan untuk sarananing urip di dunia sini sedangkan energi sarining rasa yang halus itu dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan kita dalam saraning gesang di Alam Kajaten (sajati).Karenanya banyak pelaku ngelmu kasampurnan di jaman kuna itu memilih jalan tidak menikah salah satunya supaya energi sarining rasanya tidak terbuang2 percuma sehingga bisa tumbuh sebagai sarananing gesang bagi sarira dari Ingsunnya.
    N tentunya juga,Sarira dari Ingsun tidak mempunyai lagi rasa rumangsa karena Ingsun tidak memiliki raga lagi sebagai alat untuk bisa merasa.Karena memang Ingsun itu ga perlu lagi rasa rumangsa karena telah mandireng pribadi,ga tergantung kepada apapun dan tidak tergantung kepada siapapun.

    Dan raga manusia yang sudah diperkenankan oleh Tuhan untuk tumbuh menjelma sebagai sarira itu prosesnya disebut Penyawetahan (pertumbuhan kedalam sifat YANG SATU).Inillah Jumbuhing Kawula-Gusti yang menemukan pertumbuhannya didalam Nyawetah,suatu proses karena Hukum Kalanggengan supaya “ada” mampu meng”ada” didalam Suwung. Suwung bukan artinya kosong tapi suatu alam yang bersifat Tan kena ing ngaya ngapa dimana Gusti bersemayam.Jumbuhing Kawulo Gusti merupakan suatu penyawetahan dari jumbuhing sarira dalam TRILAKSANA (Wadag,Halus,Langgeng) dan dalama TRIBAWANA (alam wadag,alam halus dan alam Langgeng).

    Penyawetahan artinya berubah sifat dari wantah (nyata) menjadi tidak wantah,Sedangkan Pangejawantahan berarti berubah sifat dari tidak wantah menjadi wantah.Penyawetahan adalah karya gaib Tuhan semata demikian pula pangejawentahan.Sarira dari Ingsun yang sudah nyawetah mampu pula mangejawantah.Raga manusia yang terpilih bisa mengalami panyawetahan menjadi sarira itu sudah bukan warga bebrayan dunia sini lagi tetapi sudah memasuki Tata hidup Kajaten, dimana ruang yang tadinya terikat dunung (tempat) dan waktu menjadi ruang tanpa terikat dunung dan tanpa terikat waktu.Itulah alam kehidupan berdimensi 5,dalam suatu ruang yang berdimensi 3,bebas dari dunung yang berdimensi 1 dan bebas dari waktu yang berdimensi 1.Itulah juga ruang kehidupan yang selamanya ada.

    Boss eddy,ruang kehidupan di alam dunia ini berdimensi 3 dan dihayati dengan rasa manusiawi.Kehidupan di alam roh atau alam halus juga berdimensi 3 tetapi dihayati dengan rahsa dari suksma.Sedangkan Kehidupan di Alam Kajaten (sajati) adalah berdimensi 5 dihayati dengan RASA SAJATI.Kehidupan lahiriah di dunia ini dan kehidupan di Alam Kajaten itu hanya dibatasi oleh nafsu keakuan manusia.Didalam Rasa Sajati maka kehidupan dalam diri kita dan kehidupan di laur diri kita bisa kita hayati dalam satu rasa yaitu suatu rasa yang mengada di laur kedirian kita dan mencekam kedirian kita.Itu rasanya HASMARAKINGKIN,rasa asmara yang mencekam kedirian manusia.Sebelum mampu menghayati rasa sejati maka kita hanya bisa merasakan kehidupan didalam badan atau kita hanya mampu menghayati kehidupan di luar badan.Memang Manusia yang bisa anggraga sukma bisa menyadari diri di luar raganya tetapi tidak bisa merasakan apa yang dialami oleh raganya.

    Proses penyawetahan seorang kawulo Gusti menjadi Abdi Gusti (PURBO) adalah gaib adanya dan gaib tumusnya,karena sarira abdi akan mengalami penyawetahan menjadi Sarira Gusti arti mudahnya sarira yang tidak langgeng akan mengalami pertumbuhannya menjadi sarira langgeng.Inilah sebenarnya puncak dari Warangka manjing curiga.Curiga manjing warangka artinya ruh manusia berada didalam dan dicekam selubung raganya sedangkan Warangka manjing curiga mempunyai arti kebalikannya.Raga Abdi Gusti yang dahulunya katon (tampak) karena berasal dari materi menerima kurnia penyawetahan kedalam ruhnya.Inilah RACUT.

    Nah apakah Isa binti Maryam itu pada masa2 akhir hidupnya sebagai manusia mengalami panyawetahan sarira atau yang biasa disebut dengan Muskwa???.Kita tidak perlu tahu ga perlu repot2 nyari tahu…………nyawetah atau tidak……..ga jadi masalah,di kashmir atau di pasar senen?…….Its Ok…..brewokan serta gondrong rambutnya??………..bebas lah……………….dulunya sempet ke India atau ke Jawa sini??? terserahlah………bebas hehehe….

    http://eddycorret.wordpress.com/2008/10/06/ratu-adil-vs-isa-almasih/#comment-1508

  27. Sang Jendral Lincak on

    Sang Jendral Lincak Says: Your comment is awaiting moderation.

    January 2, 2009 at 4:19 am
    nih PR buat para jendral sekolahan!!!
    lo punya alat perang apa? beli atau bikin sendiri? kalo lo canggih dah bisa bikin apa saja?
    Indonesia terkenal kaya.. apanya sih yang kurang? otaknya kali ye!
    abis gimana sih.. kalau para cerdik pandai cuma bisa nulis tandatangan (yang ada duitnya nih), suka debatin tulisan orang lain tapi miskin dengan penemuan-penemuan baru.. yah repot dah!
    coba kalau Indonesia diserang alien malahan banyak bicara dan pidato gimana bisa mentolo eh menolong? anu..ini..itu.. yah repot lagi dah!
    bukannya banyak bicara tapi tak ada wujudnya kayak politisi ompong..
    bikin dulu sesuatu/wujudnya baru layak bicara en bisa bangga yah!

    http://indonesign.wordpress.com/2008/06/03/sang-jendral/#comment-7

  28. Sang Jendral Lincak on

    Sang Jendral Lincak Says: Your comment is awaiting moderation.

    January 2, 2009 at 4:27 am
    yah disetip lagi! gatel om?
    percuma saja ngeblog en blognya dikasih submit comment hihihi
    mendingan bikin situs komersil saja sekalian jual harga diri hihihi

  29. wis tau on

    sting Dimuat Desember 24, 2008 pada 1:15 pm melukis/menulis sesuatu yang tak tampak memang fatamorgana, seperti gelombang asmara pada masa muda sebagai awal untuk mengenal cinta dibalik fatamorgana, mengenal jiwa dengan segala potensi dan kelemahannya untuk menemukan kekuatan dibalik wujud.
    apakah jiwa masih saja bisa dilemahkan oleh wujud dari luar dengan ketegaran dibalik tangisan?
    cinta sejati adalah rahasia hahaha

    in sting Dimuat Desember 24, 2008 pada 1:22 pm jika ingin tahu beningnya air telaga, tanyalah angsa
    jika ingin tahu murninya air hujan, tanyalah angkasa
    jika ingin tahu sucinya air mata, tanyalah asa

    bukanlah jalan yang mudah untuk mencari yang murni dibalik tipuan.
    hom pim pah ala iyum…

  30. Jagoan neon on

    Jagoan neon Berkata:
    Januari 6, 2009 pada 11:15 am
    darah biru memang tidaklah penting sekarang, apalagi (ke)turunan juga kurang menjamin , apalagi sekedar langitan.
    kalau saudari pernah mengalami.. tentunya bisa cerita sedikit disini prosesnya dan bukanlah suatu yang bisa dientengkan/diremehkan begitu saja karena ’sejati’ itu bukan tipuan kata.
    menembus batas ‘kematian’ jangan anggap enteng ‘rasa sakitnya’, butuh ketenangan luar biasa..karena yang dialami bukan konsumsi pikiran.
    mencapai maqam wiji kodrat (jawa), nirwana(budha), kamukswan(hindu), mi’raj(islam) akan membuka persamaan kejadian alam semesta.. ada yang kembali dan tidak. dalam cerita muhammad digambarkan organ tubuh dimatikan, dibedah dan dibersihkan lalu dihidupkan atas kehendakNYA.
    wiji kodrat berasal dari bapa sebelum menitis pada perawan ibu yang dikenal dengan ‘alam perjanjian’ manusia dengan Tuhan lalu berlanjut pada ‘alam kejadian’ memasuki pertapaan guwagarbaningsunrat rahimullah (istilahnya ceilee..) atau ‘hajar aswat’ kemudian menjadi fitrah kembali/idul fitri.
    sebelum memasuki puasa bulan ramadhan ada semacam (istilah gue) proposal (niat) yang diajukan lebih dulu bisa dibarengi puasa 3 hari yang kalau dihitung sampai hari raya idul adha jadi genap 100 hari..
    siapa mo (jadi) TUMimBAL lahir? silakan coba hahaha..
    gue bukan keturunan darah biru/ningrat (jagat kaweningan) tapi siapa saja bisa dan punya kesempatan, jadi ‘darah biru’ hanya istilah saja.
    b36icu mangsudnye no..n, sensi nih yeeee..

  31. wongbodo on

    mas2 ingkang pinter mugi2 kepinteran panjenengan mboten keblinger

  32. g wahyu w on

    Katur ma GueSS
    kemana aja

  33. g wahyu w on

    Membaca Tulisan Mas GueeSS membuka hati, menghantarkan perasaan kepada manusi yang lembah manah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: