Iman kepada Malaikat – 1

Merupakan rukun iman yang kedua ialah kita wajib beriman kepada malaikat. Malaikat merupakan makhluk yang hidup di alam ghaib dan senantiasa beribadah kepada Allah. Mereka tidak memiliki keistimewaan sifat rububiyah maupun uluhiyah sedikitpun. Diciptakan dari cahaya dan diberikan kekuatan untuk mentaati dan melaksanakan perintah dengan sempurna. dan malaikat-malaikat yang disisi-Nya mereka tiada memiliki rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada pula merasa letih. mereka selalu bertasbih malam dan siang tanpa henti-hentinya(Al-Anbiyaa’:19-20). Jumlah mereka sangat banyak, tiada yang mengetahui jumlah mereka secara pasti kecuali Allah Azza wa Jalla. Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa sallam mi’raj dan diangkat ke Baitul Ma’mur di langit, tempat para malaikat shalat setiap hari, jumlah mereka tidak kurang dari tujuhpuluh ribu malaikat.(Muttafaqun ‘Alaih).

Adapun beriman kepada malaikat mengandung empat unsur yaitu:
1. beriman terhadap keberadaan mereka.

2. beriman terhadap nama-nama mereka yang telah diketahui seperti jibril.adapun yang tidak diketahui nama nya kita mengimani mereka secara global.

3. beriman terhadap sifat mereka yang telah diketahui seperti jibril. yang dia mempunyai enam ratus sayap yang menutupi seluruh ufuk semesta alam. Adapun yang tidak disebutkan sifatnya kita mengimani mereka secara global.

4. beriman terhadap tugas mereka yang kita ketahui. adapun yang tidak kita ketahui maka kita mengimaninya secara umum.

Merupakan suatu hal yang penting kita mengetahui beberapa malaikat yang mempunyai tugas khusus. diantaranya :
a. Malaikat Jibril atau Ruh Al-Amin. yang ditugasi menyampaikan wahyu Allah kepada para Rasul-Nya ‘Alaihim shalatu wa salam. Firman Allah Ta’ala Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang diantara orang-orang yang memberi peringatan(Asy-Syu’ara:193-4).

b. Malaikat yang diserahi urusan hujan dan pembagiannya menurut kehendak Allah. hal ini berdasrkan hadits Muslim dari Abu hurairah dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam beliau bersabda Tatkala seorang laki-laki berada di tanah lapang(gurun) dia mendengar suara diawan,Siramilah kebun fulan, maka menjauhlah awan tersebut kemudian menumpahkan air di suatu tanah yang berbatu hitam,maka saluran air di situ telah memuat air seluruhnya.(HR Muslim 4/2288).

c. Malaikat yang diserahi terompet (sebagaimana yang ditafsirkan Rasulullah adalah tanduk yang ditiup), adalah Israfil. Ia meniupnya dengan perintah Allah Ta’ala dengan tiga kali tiupan: tiupan faza’(ketakutan), tiupan sha’aq(kematian) dan tiupan ba’ts(kebangkitan). begitulah yang disebut Ibnu Jarir dan mufasir lainnya ketika menafsiri firman Allah : .. di waktu sangsakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagimaha Mengetahui. (Al-An’am:73). kemudian firman Allah Ta’ala :…Kemudian ditiup lagi sangsakala, lalu kami kumpulkan mereka itu semuanya.(Al-Kahfi:99) dan ayat ayat lainnya yang ada sebutan an-nafkhu fishshur.

bersambung…..

Maraji’:
1. Syarh Tsalatsatul ushul, Muhammad bin Shalih al-Utsaimin.
2. At Tauhid lish shaffits tsani al’ali , kumpulan para ulama.

2 comments so far

  1. bagong on

    Merupakan suatu hal yang penting kita mengetahui beberapa malaikat yang mempunyai tugas khusus. diantaranya :
    a. Malaikat Jibril atau Ruh Al-Amin. yang ditugasi menyampaikan wahyu Allah kepada para Rasul-Nya ‘Alaihim shalatu wa salam. Firman Allah Ta’ala Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang diantara orang-orang yang memberi peringatan(Asy-Syu’ara:193-4).
    MALAIKAT JIBRIL JADI PENGANGGURAN BERABAD_ABAD SETELAH MENINGGALNYA NABI MUHAMMAD?

    b. Malaikat yang diserahi urusan hujan dan pembagiannya menurut kehendak Allah. hal ini berdasrkan hadits Muslim dari Abu hurairah dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam beliau bersabda Tatkala seorang laki-laki berada di tanah lapang(gurun) dia mendengar suara diawan,Siramilah kebun fulan, maka menjauhlah awan tersebut kemudian menumpahkan air di suatu tanah yang berbatu hitam,maka saluran air di situ telah memuat air seluruhnya.(HR Muslim 4/2288).
    MALAIKAT PENGATUR HUJAN MAKIN MALAS DAN NGASIH HUJAN NGGAK TERATUR… KASIHAN PETANI KAN?

    c. Malaikat yang diserahi terompet (sebagaimana yang ditafsirkan Rasulullah adalah tanduk yang ditiup), adalah Israfil. Ia meniupnya dengan perintah Allah Ta’ala dengan tiga kali tiupan: tiupan faza’(ketakutan), tiupan sha’aq(kematian) dan tiupan ba’ts(kebangkitan). begitulah yang disebut Ibnu Jarir dan mufasir lainnya ketika menafsiri firman Allah : .. di waktu sangsakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagimaha Mengetahui. (Al-An’am:73). kemudian firman Allah Ta’ala :…Kemudian ditiup lagi sangsakala, lalu kami kumpulkan mereka itu semuanya.(Al-Kahfi:99) dan ayat ayat lainnya yang ada sebutan an-nafkhu fishshur.
    TEROMPETNYA (TANDUK HEWAN?) DITIUP HANYA PADA MALAM TAHUN BARU
    HAHAHA… AKHIR DUNIA BUKAN CERITA MUHAMMAD YANG TENTUKAN! SESUATU YANG LUCU!

  2. Cialis on

    cqHwoT Excellent article, I will take note. Many thanks for the story!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: