Iman kepada Malaikat – 2

Kita mengimani kebenaran adanya para malaikat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan para malaikat itu, sebagaimana firman-Nya, “Sesungguhnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan, tidak pernah mereka itu mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya”.(Al-Anbiya’ :26-27). Mereka diciptakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka mereka beribadah kepada-Nya dan mematuhi segala perintah-Nya. Firman Allah,

Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya mereka tidak bersikap angkuh untuk beribadah kepada-Nya dan tiada (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.” (Al-Anbiya’: 19-20).

Mereka tidak ditampakkan Allah kepada kita, sehingga kita tidak dapat melihat mereka. Tetapi terkadang Allah memperlihatkan kepada sebagian hamba-hamba-Nya. Seperti halnya Nabi, Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah melihat jibril menurut wujud aslinya yang memiliki enam ratus sayap dan menutupi ufuk. (Muttafaqun ‘alaih). Jibril pun telah datang kepada maryam dan berbicara dengannya.(Maryam 17).
-kita mengimani malaikat seluruh malaikat secara keseluruhannya dan mengimaninya secara tafshil (terperinci) sesuai dengan khabar yang shahih, diantaranya

Jibril, bertugas menyampaikan wahyu yang datang datang dari Allah kepada para nabi dan rasul yang dikehendaki-Nya.

Mika’il, dilimpahi tugas tentang hujan dan tanaman.

Israfil, dilimpahi tugas meniup sangsakala pada saat seluruh makhluk hendak dimatikan dan pada hari mereka dibangkitkan.

Malaikat maut, bertugas mencabut nyawa orang yang telah tiba ajalnya.

Malaikat yang ditugasi berkenaan dengan gunung.

Malaikat Malik bertugas sebagai penjaga neraka
Malaikat yang dilimpahi tugas berkenaan dengan janin dalam rahim; Malaikat yang ditugasi mencatat amal perbuatan manusia, setiap orang ditentukan dua orang malaikat sebagaimana firman Allah:

…(Yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbautannya, seorang duduk disebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu perkataan yang diucapkan melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.”(Qaf: 17-18)

Malaikat yang dilimpahi tugas untuk menanyai orang yang meninggal. Setelah orang tersebut dikuburkan, maka akan didatangi dua malaikat yang akan menanyakan kepadanya: siapa Rabbmu, apa agamamu dan siapa nabimu. Adapun orang yang beriman dia akan diteguhkan Allah dengan ucapan yang teguh (kalimat tauhid); sedangkan orang yang zhalim dia akan disesatkan-Nya. Firman-Nya:
Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh di dalam kehidupan dunia dan akhirat, dan Allah menyesatkan orang-orang yang zhalim dan Allah memperbuat apa yang Dia kehendaki.” (Ibrahim: 27).

Ada pula malaikat yang dilimpahi tugas berkenaan dengan para penghuni surga. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
…Dan para malaikat masuk (mengunjungi) mereka dari semua pintu (surga) seraya mengucapkan:’keselamatan atasmu, berkat kesabaranmu.’ Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.” (Ar-Ra’d:23-24).
Selain itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah beritakan bahwa Al-Bait Al-Ma’mur yang ada di atas langit dimasuki setiap harinya tujuh puluh ribu malaikat, setelah mereka keluar darinya dan tidak kembali lagi. (Muttafaqun ‘alaih)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: